Assalamualaikum wr.wb.
Salam sejahtera.
Dizaman yang serba modern, maju seperti saat ini, banyak orang yang mulai meninggalkan sesuatu hal yang berbau zadul atw zaman dHulu, baik itu berupa kebiasaan, adat atw hal yg laen, dan termasuk kebiasaan berbakti kepada orang tua.
Semua agama dan aliran kepercayaan pasti mengajarkan dan menekankan tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, tanpa terkecuali. Dan terutama dLam agama islam. Didalam islam, berbakti kepada kedua orang tua bukan cuma sekedar perintah Rasul, melainkan perintah dari Allah SWT, yg terkandung didalm alquran. Banyak sekali riwayat² yg menceritakan atw yang mencontohkan sebagaimana mestinya perilaku kita yg semestinya kepada orang tua kita, bahkan didlm alquran, tidak dibolehkan seorang anak berkata 'ah' kepda orang tuanya saat orang tua kita memerintahkan kita sesuatu, kalau berkata ah atw uhf saja tidak dibolehkan apalagi jika kita sampai membuat orang tua kita menangis karena perbuatan atw perkataan kita.
Dan akhir² ini kebiasaan berbakti kepada orang tua tersebut sepertinya sudah mulai pudar tergerus termakan kemajuan zaman. Kalau 30 atw 60 tahun yang lalu, orang tua kita yg sekarng ini sangat sopan terhadap orang tuanya yg dahulu, saat lewat didepan orang tua selalu menunduk, membungkuk atw permisi setidak²nya. Berkata selalu santun dan lembut dan berusaha tidak menyinggung perasaan orang tuanya.
Kenyataan berbeda kita temui sekarang ini, suka atw tidak, diakui atw tidak yg,jelas generasi saat ini sudah kehilangan sopan santun atw tata krama terhadap orang tua. Mereka sudah tidak peduli lagi dgn perintah Tuhan dan Rasulnya untuk berbakti kepada orang tua. Berkata kasar sudah dianggap biasa, membuat orang tua marah dianggap sepele, dan membuat orang tua menangis dianggap hal yg wajar. Apakah ini tanda klo kiamat sudah dekat ya. Anak zaman sekarang lebih bertoleransi terhadap perasaan teman atw pacarnya, ketimbang perasaan orang tuanya, sungguh terlalu.
Mereka lebih berat kepda teman dan pacarnya, yg tidak mempunyai jasa apaapun terhadap kehidupannya, dengan alasan solidaritas. Tpi terhadap orang tua mereka tidak punya solidaritas, dan lebih memaksakan kehendak mereka terhadap orang tuanya, klo tidak dituruti, hmmm ngamuk, kabur bahkan ada yg nekat menghardik orang tuanya. Nauzubillan.